Jangan Disepelekan! Yuk Kenali Tanda Awal Mengantuk Saat Berkendara dan Cara


JDDC - Salah satu pemicu kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi karena pengendara mengalami rasa ngantuk dan lelah yang tak tertahankan.

Terlebih jika mengemudi di Jalan Tol, karena di jalan bebas hambatan ini cenderung memiliki jalur yang monoton sehingga membuat pengendara mudah bosan dan ngantuk.

Untuk mengantisipasi hal ini, kamu harus tau nih tanda-tanda awal ngantuk dan lelah saat berkendara.

Menurut Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, tanda-tanda awal ngantuk dan lelah saat berkendara yaitu saat otak sudah mulai tidak terstimuli terhadap sesuatu yang dilihat.

BACA JUGA : PETAKA BERKENDARA DI DINI HARI

"Stimuli yaitu membaca apa yang dia lihat. Misalkan kita sedang mengemudi, kita lihat orang di pinggir jalan, kita langsung antisipasi kalau dia mau menyeberang atau apa, itu tandanya otak terstimuli," jelas pria yang akrab disapa Jusri itu seperti yang dikutip dari Kompas.com.

"Atau kita lihat bus sedang menyusul, kita langsung antisipatif, itu tandanya otak terstimuli, sedangkan kalau kita lelah dan kantuk, tidak bisa," sambungnya.

Jusri menambahkan, jika mulai merasa tanda-tanda awal ngantuk dan lelah, sebaiknya segera mencari tempat untuk beristirahat.

"Jika sudah terasa ada tanda-tanda letih segara berhenti di tempat aman. Tapi karena itu, otak itu harus distimuli terus. Bisa dengan mendengarkan usik, mengobrol ringan dan melatih tindakan antisipatif di dalam otak kita," paparnya.

Nah, berikut beberapa cara lainnya yang bisa kamu lakukan untuk mengantisipasi tanda-tanda awal ngantuk dan lelah saat berkendara. Yuk disimak!

1. Sempatkan untuk tidur dahulu 10 sampai 45 menit sebelum melakukan perjalanan.

2. Apabila perjalanan memakan waktu lebih dari dua jam, luangkan waktu untuk istirahat setiap dua jam sekali di rest area.

3. Hindari makanan yang memiliki kandungan lemak tinggi sebelum berkendara karena makanan jenis ini mudah menimbulkan rasa kantuk.

4. Pastikan tidak mengonsumsi obat yang memicu rasa kantuk sebelum mengemudi, misalnya obat yang mengandung Chlorfeniramin Maleat (CTM).

5. Hindari mendengarkan musik melow dan berirama monoton saat berkendara.

6. Gerakkan mata setiap dua detik sekali dan sering-seringlah mengecek spion agar mata tidak terus-terusan memandang ke depan.

7. Minum cukup air putih agar konsentrasi tetap terjaga dan rasa kantuk berkurang.

8. Ajak ngobrol orang lain yang ada di mobilmu, usahakan cari topik yang menarik untuk mengalihkan rasa kantuk.

9. Lakukan olahraga ringan saat berkendara seperti menggerakkan kepala ke kiri dan ke kanan, gerakkan bahu ke arah telinga lalu tahan selama delapan detik, serta memutar bahu ke depan dan ke belakang.

(gridoto.com)

 


Road Safety Info

 
Kenali Dua Musuh

Meski demikian, nyatanya masih banyak masyarakat yang "bandel" dan tetap memilih mudik sebelum

More




Saat Hujan, Pemotor

Pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengungkapkan, berteduh di bawah

More

Cara Aman Ibu Hamil

JDDC - Mengemudi menempuh perjalanan jarak jauh mengisi libur Natal dan Tahun Baru 2020 menggunakan

More