Ini Bahayanya Jika Ubah Kabin Mobil Jadi Kasur Berjalan


JDDC - Tidak sedikit karena momen libur akhir tahun ada yang menyulap kabin mobil belakang menjadi kasur.

Alasannya biar penumpang belakang terutama anak kecil jadi lebih nyaman.

Padahal hal itu justru sangat berbahaya.

Seperti disebutkan Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu, mengubah kabin jadi kasur sudah menyalahi konsep keselamatan berkendara.

Jusri menjelaskan, misalkan terjadi kecelakaan dan mobil melaju dengan kecepatan 100 kpj, maka objek di belakang yang tidak memakai sabuk pengaman juga akan melesat dalam kecepatan 100 kpj.

"Bayangkan jika itu anak kecil, terbang dengan kecepatan seperti itu, dapat memecahkan kepala saat dia menabrak tiang atau kaca," kata Jusri. Pria yang masih aktif jadi joki drag race Harley Davidson itu mengatakan, seharusnya penegak hukum bisa mengambil langkah tegas untuk memberantas hal seperti ini karena juga menyangkut keselamatan.

"Harusnya penegak hukum dapat melakukan penegakan dalam kasus ini. Sayangnya di kita UU belum mendukung soal itu. Sebab sabuk pengaman masih terbatas pada pengemudi dan penumpang depan saja," katanya.

(kompas.com)


Road Safety Info

 



Saat Hujan, Pemotor

Pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengungkapkan, berteduh di bawah

More